WAKIL Ketua DPRD Kabupa­ten Pulang Pi­sau A Fadli Rahman menilai, keterbatasan anggaran harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam melakukan optimalisasi pembangunan. 


“Upaya optimalisasi anggaran dan pemerataan pemba­ngunan secara terus menerus dilakukan, dan kondisi ini tentunya merupakan bentuk tanggungjawab pemerintah terhadap seluruh komponen terkait, di mana dalam pelaksanaannya sudah barang tentu menyesuaikan dengan kondisi ketersediaan anggaran yang ada saat ini,” kata Fadli, Jumat (22/4/2016).


Selain solusi dengan ­sharing atau patungan, menurut politisi PDIP ini, pemerintah juga perlu melakukan pengerjaan secara bertahap dan selanjutnya diserahkan pada masyarakat untuk dapat dipergunakan dengan baik. 


“Dengan begitu tentunya anggaran pemerintah bisa dipecah untuk kepentingan infrastruktur atau fasilitas lainnya. Prinsipnya, kita mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan. Tentunya kebutuhan dan ketersediaan anggaran juga jadi perhatian serius pemerintah dalam setiap pelaksanaan pembangunan,” katanya.


Kebutuhan lain dan kemampuan anggaran menurutnya jadi pilar utama dalam setiap pembangunan daerah. Apabila memang ada usulan yang sifatnya prioritas dan mendesak, itu harus didahulukan.


Selain itu, melalui penyu­sunan rencana tahunan maka dokumen perencanaan dan ketersediaan anggaran dapat mengakumulasi semua kebutuhan pembangunan. “Hal ini juga menyesuaikan dengan semua program yang dibutuhkan masyarakat.”


Demikian juga upaya  yang dapat dilakukan selain berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam rangka sharing anggaran sangat menjadi penentu. Faktor ini, kata dia, sangat dominan selain hal lainnya dalam upaya optimalisasi pembangunan daerah. (DY/B-5)