TIBANYA musim panen padi tidak hanya menjadi berkah bagi petani, tetapi juga para pemilik usaha jasa penggilingan padi. Terlebih dengan melimpahnya hasil panen membuat usaha ini mendapatkan permintaan menggiling padi yang cukup banyak setiap harinya.
Amat, pemilik usaha penggilingan padi di Desa Karta Mulya, Sukamara, mengaku sejak musim panen ia dapat permintaan giling padi dalam jumlah banyak. “Sehari bisa 100 kg, ini karena musim panen,” kata Amat, Jumat (22/4/2016).
Jika belum musim panen, Amat biasanya hanya dapat orderan giling padi kisaran 20-30 kg per hari.
Tarif giling padi Rp800 per kg, sehingga dalam sehari Amat bisa hasil Rp80 ribu-Rp100 ribu.
“Sehari bisa dapat Rp100 ribu. Kalau tidak dimusim panen paling banyak Rp50 ribu.”
Menurut Amat, musim panen merupakan hal yang ditunggu-tunggu, mengingat usaha itu merupakan satu-satunya mata pencaharian keluarganya. Dan lagi, di desa itu hanya ada satu penggilingan, yakni miliknya.
“Hanya saya yang masih beroperasi jadi petani di sini hanya akan menggiling padinya di sini,” ucap Amat.
Dirinya menjelaskan untuk dapat menarik minat para petani menggiling di tempatnya, ia harus menghasilkan beras yang bagus, karena jika padi yang digiling dihasilkan tidak bagitu bagus tentunya para petani akan mencari tempat penggilingan padi yang ada di Sukamara, karena disana masih banyak tempat penggilingan yang aktif menerima orderan.
(MG-13/B-5)


