SEBANYAK 10 jurnalis perwa­kil­an dari berbagai media di Bumi Tambun Bungai, termasuk Borneonews, diajak oleh jajaran manajemen Bank Indonesia Perwakilan Ka­limantan Tengah, berkunjung ke Bank Indonesia pusat di Ja­karta.


Rombongan pewarta tersebut dijadwalkan berangkat pa­da Minggu (24/4/2016) dan akan kembali ke Pa­lang­ka Raya pada Selasa (26/4/2016).


Dalam pengarahan peserta yang disampaikan Manajer KPW BI Kalteng Paulus B W Sopamena yang juga sela­ku pimpinan rombongan, para jurnalis akan mengunjungi ti­ga departemen di kantor BI pusat.


“Di hari pertama, Senin (25/4), kita akan mengunjungi Departemen Komunikasi (Dekom), Departemen Pengedaran Uang (DPU), dan

Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran (DPSP). Selain itu, akan me­ngun­jungi BI Institute yang me­rupakan sekolahnya pe­gawai Bank Indonesia. Hari ke­dua, Selasa (26/4), kita akan berkunjung ke Museum Bank Indonesia,” ungkap Pau­lus, Jumat (22/4/2016).


Ia menuturkan, para jurna­lis saat berada di Dekom akan diberikan sajian informa­si me­ngenai perkembangan In­do­nesia dan cara BI menyam­pai­kan data. Selanjutnya di DPU, para pewarta akan disuguhkan tayangan film mengenai pengelolaan uang ru­piah.


“Sayangnya di DPU ini kita ti­dak bisa langsung masuk ke ruang kerja pengedaran uang fisikal, kita hanya ditayangkan filmnya,” tambah dia.


Sementara itu, di Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran, pa­ra wartawan akan dijelaskan mengenai ke­giatan transaksi nontunai yang dilakukan dalam dua ca­ra, yaitu RTGS yang khusus transaksi bagi BI dan clearing yang digunakan secara umum.


Pada hari kedua saat ke Mu­seum Bank Indonesia akan dipelajari sejarah BI yang dulunya dikenal de­ngan nama Nederland Bank oleh Belanda. Kemudian sejarah saat BI hanya seba­gai Bank Sirkulasi, lalu ditam­bah dengan kebijakan mone­ter hingga saat ini.


“Target kegiatan ini adalah agar wartawan dapat lebih mengenal BI dari sisi tugas, sejarah, dan info terkini ter­kait perekonomian,” tutup­nya. (TP/B-3)