BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Truk pasir tanpa penutup kian marak 'berkeliaran' di jalan. Jika diterpa angin, muatan pasir itu akan beterbangan ke udara sehingga mengganggu pandangan pengendara di belakangnya.
Dimas, 35, warga Desa Pasir Panjang, mengaku resah jika saat menjemput anaknya berpapasan dengan truk yang mengangkut pasir tanpa tutup. Sebab tak jarang anaknya yang masih berumur lima tahun itu mengeluh kalau matanya kelilipan pasir.
"Setiap berangkat dan pulang sekolah, anak saya selalu duduk di depan Mas. Mengetahui ada truk pasir yang sedang lewat, dia kebingungan untuk menutup wajahnya agar tidak kelilipan pasir," terang Dimas. Sabtu (23/4/2016).’
Senada diungkapkan Sunarno, 27, penjual sayur dengan mengendarai sepeda motor itu merasa sangat terganggu dengan keberadaan truk pasir tanpa penutup yang kian marak lalu lalang di jalan.
"Setiap berjulan saya mengangkutnya menggunakan motor, kalau saya tidak hati-hati, muatan bisa jatuh dan saya bisa rugi," ungkapnya.
Demi menghindari hal itu, maka ia selalu hati-hati dan waspada meski perjalanannya terganggu oleh truk bermuatan pasir yang pasirnya bertebaran ke jalan.
Mernyikapi hal itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Barat, M Ikhsan menegaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan Satpol-PP menertibkan truk-truk muatan pasir yang di atasnya tidak dilengkapi penutup.
"Dalam Perda Nomor 16/2014 tetang Ketertiban Umum, yang memiliki kewenangan menindak adalah Satpol-PP," ujar Ikhsan.
Ia menjelaskan, jika sudah lama warga atau pengendara mulai protes dengan keberadaan truk pasir yang tidak dilengkapi penutup. Jika muatan pasir itu dihembus angin, maka pasirnya akan bertebaran dan menggangu pengendara yang berjalan di belakangnya.
"Secepatnya, kami akan berkordinasi dengan pihak Satpol-PP untuk melakukan razia dan memberikan tindakan tegas bagi pengemudi truk pasir yang tidak dilengkapi penutup," tegasnya.
Namun, tambah Ikhsan, meski dilengkapi tutup kalau hanya asal-asalan akan tetap ditindak. Kalau masih 'bandel', pihaknya tidak akan segan memberikan tilang dan denda.
"Kami juga akan menindak truk yang tutupnya asal-asalan," tandasnya.(CR-1/m)


