BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas berupaya mengadakan berbagai kegiatan dalam rangka percepatan penurunan stunting di tahun 2023.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pelaksanaan aksi 3 atau rembuk stunting, yang merupakan konvergensi upaya berbagai pihak untuk mencapai target penurunan stunting.
Kepala Dinas P3APPKB Kapuas, dr Try Setiautami mengatakan aksi 3 konvergensi yang telah dilakukan diantaranya pelatihan dan pendidikan.
"Dilakukan pelatihan bagi petugas kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan orangtua agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup tentang gizi, pola asuh yang baik, serta pentingnya gizi pada masa perkembangan anak," katanya, Selasa, 7 November 2023.
Kemudian, peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, seperti melalui pembangunan puskesmas atau pemberian akses transportasi untuk masyarakat terpencil.
--page
Lalu, sosialisasi dan kampanye melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai dampak buruk stunting serta langkah-langkah pencegahannya.
"Hal ini dilakukan melalui berbagai media, seperti seminar, workshop, iklan, dan kampanye di tempat umum," ucapnya.
Monitoring dan evaluasi yaitu pemantauan dan evaluasi terhadap program-program penurunan stunting yang telah dilaksanakan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari kegiatan yang dilakukan serta mengukur hasil yang sudah dicapai.
Kolaborasi lintas sektor dengan melakukan kerja sama antara berbagai sektor terkait, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dilakukan agar upaya penurunan stunting menjadi lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
"Dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut, diharapkan penurunan tingkat stunting di Kabupaten Kapuas dapat dipercepat dan mencapai target yang telah ditetapkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan," pungkasnya. (DODI/H)









