PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng, Suyuti Syamsul menilai validasi data tuberkulosis (TBC) memiliki peranan penting dalam standarisasi pencatatan.

"Oleh karena itu, melalui pertemuan validasi data ini marilah kita bersama-sama memperbaiki pencatatan dan pelaporan yang belum sesuai dengan standar,” ungkapnya saat Pertemuan Validasi Data Tuberkulosis Batch 1 Tingkat Kalteng di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Senin, 6 November 2023.

Ia berharap dengan begitu data surveilans TBC dapat berjalan dengan optimal dan meningkatkan capaian indikator mulai dari Treatment Coverage (TC).

Kemudian, Treatment Success Rate (TSR), Investigasi Kontak, Pemberian TPT, TB HIV, sampai pengelolaan logistik yang sesuai standar.

Sebagai informasi, pencatatan pelaporan TBC merupakan sistem yang paling reliable dari seluruh aplikasi surveilans yang ada di Kementerian Kesehatan.

--page

Hal itu dijadikan prospek sebagai aplikasi baseline Satu Sehat. Selain itu, melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) dapat dilakukan validasi menggunakan alert dan reminder.

Validasi sudah difasilitasi dalam aplikasi, namun seringkali karena kesibukan ataupun kesulitan dalam berkoordinasi maka alert dan reminder tersebut tidak dapat ditindaklanjuti dengan segera. (HERMAWAN DP/j)