PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menyinggung potensi plasma hutan untuk masyarakat.

“Pemberian Plasma Hutan Tanaman Industri (HTI) kepada masyarakat di sekitar wilayah Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) HTI,” sebutnya saat mewakili gubernur Kalteng dalam ramah tamah bersama menteri LHK, Siti Nurbaya di Aula Jayang Tingang, Selasa malam, 7 November 2023.

Ia ingin pemberian izin PBPH Hutan Alam (HA), HTI, maupun Restorasi Ekosistem (RE) diberikan di areal yang sudah mendapat rekomendasi gubernur.

“Perluasan DBH dari Hasil Denda diharapkan bisa di-sharing juga untuk pemerintah provinsi beberapa persen,” tutur Edy.

Edy berharap, perizinan berusaha pemanfaatan hutan yang luasnya lebih dari 100 ribu hektar dilakukan rasionalisasi luas tidak lebih dari 50 ribu hektar.

--page

“Selanjutnya, PBPH yang sudah tidak aktif agar dicabut, Penetapan Tahura Provinsi Kalteng (Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah), dan Skema pendapatan negara dari karbon trading, agar bisa dibagihasilkan ke daerah,” tutup Edy. (HERMAWAN DP/Y)