MASYARAKAT di Batu Nyapau, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menggelar ritual Tiwah sejak 20 April 2016. Saat ini berbagai prosesi tengah dijalani sembari menunggu datangnya Basir (orang-orang yang melaksanakan berbagai rangkaian Tiwah) .


Ketua Panitia Ritual Tiwah, Seki S Galim mengatakan, hingga Sabtu (23/4/2016) pagi sudah ada 21 arwah sanak keluarga yang akan ditiwahkan. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan arwah akan bertambah.


“Awalnya ada 16 arwah yang akan ditiwahkan. Namun dalam perkembangannya bertambah menjadi 21 orang. Itu pun belum dihitung dengan anak kecil,” kata Seki, Sabtu (23/4/2016).


Dia menyampaikan, jumlah keseluruhan peserta Tiwah akan dipastikan setelah kedatangan Basir di lokasi Tiwah. Jika Basir sudah berada di lokasi Tiwah, maka tidak ada lagi yang bisa mendaftarkan arwah untuk ditiwahkan. 


Sementara, kata Seki, para Basir diperkirakan tiba pada 28 April 2016.


Menurut Seki, guna menjaga agar pelaksanaan upacara Tiwah berjalan aman dan damai, Mantir Adat Desa Batu Nyapau telah memutuskan hukum adat dan tata tertib selama pelaksanaan Tiwah masal. “Dengan adanya Keputusan Mantir Adat Desa Batu Nyapau tentang Hukum Adat dan Tata Tertib tersebut, maka pelaksanaan Tiwah dapat berjalan lancar, aman, serta terkendali,” ucap dia.

(EP/B-11)