PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Sunarti mengingatkan berbagai kelebihan teknologi soil block dalam pembibitan.

“Kelebihan teknologi soil block dibandingkan dengan perbanyakan bibit secara konvensional adalah perbanyakan bibit dapat dilakukan dengan cepat dan dalam skala banyak,” tuturnya saat membuka pelatihan di lokasi Kelompok Tani Fajar Muda Dinamika, Jl. Hiu Putih XXIAA, Palangka Raya, Rabu, 8 November 2023.

Ia menjelaskan teknologi soil block merupakan teknologi dengan menggunakan alat pembentuk tanah dengan cara pengepresan.

Melalui cara ini akan terbentuk balok-balok tanah padat menjadi media semai, sehingga dapat menumbuhkan bibit yang sehat, bebas sampah plastik dan mudah untuk pindah tanam pada lahan.

Sebagai informasi, teknologi soil block digadang-gadang sebagai salah satu gebrakan yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Hortikultura sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi yang banyak disebabkan oleh cabai dan bawang merah.

Menjadi langkah untuk mengatasi kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat setiap tahunya terhadap cabai dan bawang merah, terlebih pada momentum hari besar keagamaan nasional dan perayaan nasional lainya. (HERMAWAN DP/R)