BORNEONEWS, Palangka Raya - Harga telur beberapa waktu belakangan mengalami naik turun yang sangat signifikan. Harga yang terus naik, meski sempat turun, kemudian akan naik lagi lebih tinggi.
Hal ini dikatakan salah seorang pedagang aneka jenis telur di Pasar Rajawali Palangka Raya, Joni.
"Telur ini kalau sudah harganya naik tidak mungkin turun lagi. Kalau pun turun, pasti akan naik lebih dari sebelumnya lagi," kata Joni kepada Borneonews pada Kamis, 9 November 2023.
Menurut Joni, saat ini dirinya menjual telur ayam ras, telur ayam kampung, telur bebek, hingga telur puyuh.
"Kalau telur ayam ras mulai Rp1.800 hingga Rp2.100 per butir tergantung ukurannya. Kalau beli langsung satu tabak bisa aja kurang," tuturnya lagi.
Joni menjelaskan bahwa harga telur terkecil ini dulunya dihargai Rp1.400 per butir sementara yang paling besar awalnya dihargai Rp1.700 per butir.
"Memang begitu, turun sebentar lalu naik lebih tinggi. Seperti yang harganya Rp2.000 ini kemarin sempat turun ke harga Rp1.800, sekarang malah naik jadi Rp2.100. Jadi misalnya ada turun Rp200 itu naiknya nanti Rp300, begitu terus," bebernya.
Sementara untuk telur jenis lain juga menurutnya telah mengalami kenaikan harga. Seperti telur puyuh yang sebelumnya dihargai Rp4.000 per 10 butirnya, sekarang menjadi Rp5.000 per 10 butir. Kemudian untuk telur ayam kampung yang sebelumnya dihargai Rp2.500 kini naik menjadi Rp3.000 per butir.(TESTI PRISCILLA/R)









