RENCANA pementaan wila­yah oleh Pemerintah Kabupa­ten Sukamara mendapat res­pons positif dari kalangan wa­kil rakyat.

Ketua DPRD Kabupaten Su­ka­mara Edy Alrusnadi me­nga­takan, setiap wilayah di Bumi Gawi Barinjam memi­liki potensi yang berbeda. Ka­­renanya harus dikembangkan sesuai dengan potensi ma­sing-masing.


Dengan melakukan pe­ngem­bangan berdasarkan po­tensi wilayah tentunya akan memepercepat pembangun­an.


“Ada lima kecamatan di Su­kamara, di mana di lima ke­camatan itu memiliki poten­si masing-masing,” kata Edi, Ju­mat (22/4/2016).


Untuk Kecamatan Pantai Lun­ci dan Jelai misalnya. Ke­dua kecamatan itu memiliki po­tensi pertanian yang cukup menjanjikan. Sehingga bi­dang pertanian akan lebih di­galakkan.


Menurut dia, bidang perta­ni­an memang khusus digalak­kan di wilayah pesisir pantai lan­taran hasil pertanian ta­naman padi di daerah itu sa­ngat melimpah. Selain itu, Ke­camatan Pantai Lunci dan Je­lai akan dijadikan lumbung padi bagi Kabupaten Suka­ma­ra. “Sedangkan Kecamatan Ba­­lai Riam dan Permata Ke­cu­­bung, potensi wilayahnya ada di sektor perkebunan,” ucapnya.


Sementara itu, untuk Keca­mat­an Sukamara yang menja­di pusat pemerintahan kabu­pa­ten, memiliki potensi di bi­dang jasa dan industri.


“Yang bisa dikembangkan di Kecamatan Sukama­ra adalah bidang jasa dan per­dagangan. Jika pemerintah bisa melakukan perbaikan in­fastruktur, kesejahteraan ma­syarakat bisa meningkat de­ng­an berkembangnya po­ten­si jasa dan perdaga­ngan.”


Oleh sebab itu, Edy meng­aku siap mendukung renca­na pemetaan wilayah yang te­lah digaungkan oleh eksekutif. “Kami prinsipnya dari DPRD selalu mendukung. Ter­utama yang menjadi visi dan misi pemerintah daerah.” 

(MG13/B-3)