PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Para pedagang telur di Pasar Rajawali, Palangka Raya mengaku bahwa telur ayam ras di Kota Cantik masih bisa mengandalkan dari peternak lokal.

"Semua telur ayam ras ini kita masih mengandalkan peternak lokal, jadi tidak ada memasok dari luar Palangka Raya," kata seorang pedagang telur di Pasar Rajawali, Palangka Raya, Antoni pada Jumat, 10 November 2023.

Menurut Antoni, dirinya dan para pedagang telur di Palangka Raya pada umumnya memang masih mengandalkan peternak lokal lantaran jumlah peternak ayam petelur di Palangka Raya juga tidak bisa dianggap sedikit.

"Kalau daging ayam mungkin saja didatangkan dari daerah luar tapi kalau telur, jumlah pembeli dan pasokan di Palangka Raya masih seimbang bahkan berlebih makanya kami tidak mengambil dari luar, mengandalkan lokalan saja," tuturnya.

Karena itu, lanjut Antoni, turun naiknya harga telur bergantung kepada turun naiknya harga pakan yang harus dikeluarkan peternak lokal.

"Sudah biasa itu. Kalau harga pakan naik, pasti harga telur juga ikut naik. Apalagi pakan peternak ayam di Palangka Raya ini kan didistribusi dari Banjarmasin, bertambah lagi biaya angkutnya," bebernya.

--page

Meski demikian Joni mengaku selama menggeluti usaha ini dirinya sudah tidak kaget dengan fenomena ini hanya saja masyarakat yang kadang tidak memahami sebab akibat tersebut.

"Untuk sekarang harga telur ayam ras mulai Rp1.800 hingga Rp2.100 per butir tergantung ukurannya. Kalau beli langsung satu tabak bisa aja kurang," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/Y)