JEPARA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Eddy Abdurrachman mengatakan bahwa program sawit rakyat atau PSR berperan penting untuk memenuhi kebutuhan global.

"Minyak kepala sawit ini sangat digandrungi dunia, untuk memenuhi kebutuhan global maka pentingnya program PSR tidak boleh diabaikan," kata Eddy dalam rilisnya pada Jumat, 10 November 2023.

Populernya minyak kelapa sawit menurut Eddy bukan tanpa alasan. Minyak kelapa sawit ini merupakan minyak nabati yang paling serbaguna di dunia dan paling produktif dengan penggunaan lahan paling sedikit pada setiap ton yang dihasilkannya.

"Karena itu slogan No Palm Oil, No Life saya rasa tidak berlebihan dan sangat relevan dengan kenyataan ini," tuturnya.

Tanpa PSR yang dikuatkan, lanjutnya, produktivitas perkebunan kelapa sawit diproyeksikan akan menurun secara serius.

--page

Produk dari minyak sawit, lanjutnya, diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup penduduk dunia mulai dari bahan makanan, kosmetik, perawatan tubuh lainnya serta energi yang ramah lingkungan.

Seperti diketahui, bioenergi termasuk biofuel memainkan peran penting dalam usaha Indonesia mencapai Target Transisi energi untuk mencapai Zero Emmission.

Saat ini target emisi sudah mencapai 30 dan bioenergi merupakan kontributor utama dalam mencapai target tersebut.

"Program Mandatori Biodiesel merupakan salah satu kunci dalam mencapai penurunan emisi gas rumah kaca di Indonesia," kata Eddy lagi. (TESTI PRISCILLA/j)