TOTTENHAM Hotspur yang tengah me­ngejar Leicester City di puncak klasemen mendapat ujian cukup be­rat saat menjamu West Brom­wich Albion di White Hart Lane, Selasa (26/4/2016) dini hari.


Seperti ditahui, Spurs saat ini tertinggal lima poin dari Lei­cester yang telah mengum­pul­kan 73 poin.


Untuk terus menjaga asa me­raih gelar juara liga sem­ba­­ri berharap the Foxes ter­ge­lincir, Tottenham wajib me­raih poin penuh di laga kon­tra West Brom. Namun, upa­ya itu dipastikan tidak mudah. 


The Baggies--julukan West Brom--memang gagal meraih sa­tupun kemenangan dalam li­ma pertandingan terakhir. Bah­kan empat di antaranya di­akhiri dengan kekalahan.


Meski begitu, dengan status yang hampir pasti berta­han di Liga Primer Inggris, mem­buat anak asuh Tony Pulis bisa bermain lepas di la­ga nanti.


Inilah yang patut diwaspadai skuat Tottenham. Pasal­nya tim yang sudah tidak me­miliki target akan berma­in tanpa beban sehingga pa­ra pemain bisa mengeluar­kan kemampuan terbaik mere­ka. 


Walau begitu, faktor berma­in di kandang dan performa yang tengah onfire membuat the Lilywhites tetap diunggulkan pada laga nanti.


Pasukan Mauricio Pochetti­no memang sedang menja­la­ni performa impresif di liga mu­sim ini. Harry Kane dan ka­wan-kawan tidak terkalahkan di enam laga terakhir, ter­masuk ketika menghajar tuan rumah Stoke City empat gol tanpa berbalas awal pekan lalu.


Bahkan sejauh ini, Spurs men­jadi tim pencetak gol ter­banyak di liga dengan 56 gol. Dua gol lebih banyak da­ri Leicester. Di saat yang sa­ma mereka juga tampil ra­pat di belakang sehingga ba­­ru kebobolan 24 kali, juga yang terbaik di liga (tiga gol lebih sedikit dari Manchester United).


Selain itu, menatap laga kontra West Brom hampir ti­dak ada masalah berarti da­ri sisi ketersediaan skuat di kubu the Lilywhites.

Karena itu, Pochettino bisa leluasa me­mainkan tim terbaiknya un­tuk laga nanti.


Berbekal catatan apik itu, Pochettino pun percaya diri me­natap laga nanti meski amat menantang. “Kami per­ca­ya diri dengan tim kami, ka­lau kami terus bekerja ke­ras dan ada di level yang sa­ma dengan yang sudah kami tem­pati sejauh ini, kami bisa me­ngalahkan siapapun,” kata­ ma­­najer 44 tahun ini.


“Itu bukan arogan, itu ke­per­cayaan diri dan begitulah ka­mi harus bermain. Kami cu­ma perlu fokus laga per laga. Jadi mari kita lupakan Sto­ke City,” ucapnya. 

(ANT/ Skysports/B-3