SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggencarkan pemberntasan sarang nyamuk (PSN) hingga ke sekolah-sekolah. 

"Kita sudah antisipasi DBD (Demam Berdarah). Penyebabnya sederhana pada saat musim kemarau nyamuk bertelur begitu hujan nyamuk berkembang biak," kata Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi, Minggu, 12 November 2023.

Pihaknya gencar menyuarakan agar masyarakat melaksanakan PSN di kaleng-kaleng bekas, bak mandi, dan sejumlah tempat yang terdapat genangan air. Karena nyamuk aedes aegypti pembawa virus dengue berkembang biak pada genangan air bersih. 

"Angka DBD tertinggi kita ada di anak SD dan SMP. Anak SD presentasinya 43 persen," imbuhnya.

Berdasarkan survei di lapangan menunjukkan bahwa lingkungan SD terdapat bak mandi tidak dikuras dan berkembang biak jentik-jentik nyamuk. Dinkes Kotim juga menemukan jentik-jentik di penampungan dispenser air minum.

Ia pun meminta Puskesmas menggencarkan sosialisasi PSN melalui video yang disebar di sosial media. Bahkan Dinkes Kotim melibatkan pelajar SMA dalam lomba video bertema pencegahan DBD.

--page

"Agar teman-teman di sekolahnya melihat dan melaksanakan pencegahannya dengan memberantas sarang nyamuk," kata dia.

Selain PSN, pihaknya tetap melaksanakan fogging untuk pemberantasan nyamuk dewasa. (DEWI PATMALASARI/R)