BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia atau AFSI, Ronald Yusuf Wijaya mengatakan bahwa sebagai asosiasi, AFSI memiliki peran yang strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor ekonomi syariah di Indonesia.
Hal ini disampaikannya melalui keterangan resminya terkait penyelenggaraan Bulan Fintech Nasional atau BFN dan The 5th Indonesia Fintech Summit & Expo atau IFSE 2023.
"Hal ini dilakukan AFSI salah satunya melalui pengawasan terhadap para anggotanya sehingga dalam melakukan kegiatan bisnisnya dapat sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia dan tentunya dapat sejalan dengan tujuan utama yaitu memajukan sektor ekonomi syariah khususnya yang berbasis fintech," tutur Ronald dalam rilisnya pada Minggu, 12 November 2023 malam.
Sementara itu, pada program BFN 2023, Umum Asosiasi Fintech Indonesia atau AFTECH telah menghimpun partisipasi aktif pelaku industri.
"Hingga saat ini, terdapat 73 Perusahaan Anggota AFTECH yang mendukung dan partisipasi sebagai Kontributor, dan 24 Perusahaan Anggota dan Non-Anggota AFTECH sebagai Sponsor pendukung program BFN dan IFSE 2023," kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy menyampaikan rilis pusat tersebut.
--page
Terakhir, katanya, melalui BFN 2023 AFTECH juga turut mengajak masyarakat untuk memeriahkan kampanye digital #SiPalingFintech yang diharapkan dapat meningkatkan antusias publik untuk menjadi individu yang paling mengerti fintech.
"Sehingga dapat memberikan pengaruh yang positif kepada lingkungan sekitarnya untuk mengenal, memanfaatkan dan menggunakan ragam produk dan layanan fintech dalam mendukung aktivitas sehari-hari dan mendorong digitalisasi UMKM di Indonesia," tutupnya.(TESTI PRISCILLA/H)









