PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kalteng, Yuas Elko menyampaikan inflasi Kalteng berada diurutan 22 nasional.

“Kondisi inflasi di Kalteng berada pada urutan 22 se Indonesia yaitu 2,51 persen,” ungkap Yuas dalam keterangannya saat rangkaian Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual bersama Mendagri dan leading sektor terkait, Senin, 13 November 2023.

Ia mengingatkan ada beberapa komoditas pangan yang harus mendapat perhatian di seperti beras, cabe dan minyak goreng.

Dia berharap Bulog bisa melakukan percepatan penyebaran beras ke semua kabupaten/kota se Kalteng, sehingga bisa menekan harga.

“Mudahah-mudahan (penyebaran beras) bisa menstabilkan harga agar tidak terjadi inflasi terutama menjelang akhir tahun,” ujar Yuas.

Yuas menyampaikan berdasarkan paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) RI inflasi bulan Oktober (m-to-m) di Indonesia sebesar 2,56 persen. (HERMAWAN DP/R)