BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan inflasi Indonesia dibanding global relatif terkendali dengan angka year on year (y-on-y) 2,56 persen.
“Inflasi Indonesia berada pada peringkat 141 terendah dari 186 negara di dunia,” ungkapnya saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual bersama leading sektor terkait dan pemerintah daerah, Senin, 13 November 2023.
Tito menyebutkan Indonesia pada tingkat inflasi negara G20 berada diurutan ke 19 dari 24 negara, sedangkan di ASEAN Indonesia berada di nomor 7 terendah dari 11 negara.
Namun, ia mengingatkan jika dilihat dari inflasi bulan ke bulan tahun kalender Oktober 2023 terhadap Desember 2022 masih ada kenaikan 1,80 persen meskipun dalam batas terkendali.
Sebagai informasi data badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng per awal November 2023 mencatat selama Oktober inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit sebesar 0,57 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 118,07.
Sedangkan dari 90 kota IHK, 69 kota mengalami inflasi, sedangkan 21 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Gorontalo sebesar 1,00 persen dengan IHK sebesar 114,36 dan deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,08 persen dengan IHK sebesar 118,61. (HERMAWAN DP/R)









