BORNEONEWS, Pulang Pisau - Desa Paduran Sebangau Kecamatan Sebangau Kuala Pulang Pisau dihebohkan dengan hilangnya seorang pria pelangsir kayu, Tulip (35), di perairan Sebangau tepatnya tidak jauh dari muara sungai Sampang yang diduga diterkam buaya.
Dari beberapa Informasi yang didapat di lapangan, peristiwa itu terjadi saat korban tengah melangsir kayu dan korban menyelamkan tubuhnya ke dalam air namun tidak muncul lagi kepermukaan.
Salah seorang warga setempat, Pandi, membenarkan peristiwa tersebut dan menurutnya pencarian korban masih dilakukan hingga malam tadi pukul 19.00 WIB bersama warga lainnya.
"Benar sekali ada satu orang hilang. Sebenarnya yang melangsir kayu ada enam orang tapi satu rekan mereka hilang tiba-tiba," ucap Pandi, Selasa, 14 November 2023.
Sementara itu, Kepala Desa Paduran Sebangau, Bahtiar membenarkan peristiwa hilangnya seorang pelangsir kayu di perairan Sebangau.
--page
Sampai saat ini, dirinya belum berani memastikan apakah korban diserang buaya atau memang tenggelam biasa saja.
"Kami masih dilakukan pencarian, kalau sudah ada kabar lebih lanjut akan kita sampaikan,” katanya, Selasa, 14 November 2023.
Sejak 2022 yang lalu sudah ada 3 pekerja bansaw yang menjadi korban terkaman buaya di wilayah itu. Kebanyakan, hilangnya korban diduga dimangsa buaya juga tidak jauh dari peristiwa-peristiwa sebelumnya. (M PRADILA KANDI/j)









