BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pembangunan Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun sudah memasuki tahap lelang. Targetnya, pasar kebanggaan warga Kota Manis (julukan Pangkalan Bun) akan selesai pada akhir 2016 ini. Konsepnya tradisional-modern (semi modern).


Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar Kotawaringin Barat (Kobar) Abdul Wahab mengatakan, Pasar Indra Sari rencananya akan dibangun dua lantai. Agar segera dapat dimanfaatkan warga, Ia berharap pembangunannya sesuai target.


"Pembangunan Pasar Indra Sari bulan ini memasuki lelang. Bahkan mulai dikerjakan pada bulan Mei mendatang," kata Abdul Wahab.


Konsep pembangunan Pasar Indra Sari Pangkalan Bun tradisional-modern. Kontruksi bangunan pasar nanti menggunakan baja. Sehingga lebih praktis jika dibandingkan harus menggunakan cor.


"Sebelum tahun 2017, pasar sudah bisa dimanfaatkan warga," sebutnya.


Pasar yang pembangunannya ditargetkan selesai 20 Desember itu akan menelan biaya Rp20 miliar. Dengan rincian, Rp500 juta untuk perencanaan awal termasuk finalisasi gambar dan untuk membangun kontruksi memakan biaya Rp19,5 miliar.


Kemudian hal lainya, khusus di lokasi kebakaran yang akan dibangun itu juga akan dipasang fasilitas eskalator. Sehingga memudahkan pengunjung dan memenuhi konsep semi modern. 


"Jadi nantinya bangunan pasar yang baru untuk mengakomodir pedagang ikan, sayur dan juga buah-buahan segar," bebernya.


Sedangkan untuk blok sembako akan disesuaikan kondisi bangunan. Namun semuanya akan ditata sedemikian rupa agar pasar Indra Sari memenuhi konsep tradisional-modern.  "Bloknya akan ditata kembali. Setiap blok akan mewakili jenis barang dagangan," tandasnya.(CR-1/m)