SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Kotawaringin Timur baru mencapai 12,87 persen atau 9.913 jiwa.

"Aktivasi IKD kita sudah lebih dari 12 persen dari target yang dicanangkan 25 persen," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim Agus Tripurna Tangkasiang, Selasa, 14 November 2023.

Pihaknya terus berupaya mencapai target nasional instalasi IKD 25 persen dengan sisa waktu satu setengah bulan pada tahun ini.

Target tersebut cukup berat karena ada masyarakat yang beranggapan setting IKD di HP tidak aman dan data rawan dicuri. Padahal Kementerian Dalam Negeri memastikan keamanan IKD sudah maksimal.

"Masih ada lembaga yang belum welcome dengan penggunaan IKD ini karena fisik dan digitalnya sama," imbuhnya.

Ia berharap, ke depan seluruh lembaga mendukung program nasional ini. Karena banyak kemudahan jika melakukan instal IKD.

--page

Bahkan dirinya mencoba perjalanan udara rute Sampit-Palangka Raya, Palangka Raya-Jakarta, dan Palangka Raya-Surabaya serta perjalanan kereta api Surabaya-Jember menggunakan IKD.

Dia menerangkan, dalam aplikasi IKD termuat NIK dikonversikan ke digitalisasi. Sehingga KK dan KTP termuat di dalamnya. Ada pula sejumlah data yang bekerjasama dengan kemendagri seperti BPJS, kepegawaian bagi ASN dan kartu pemilu. (DEWI PATMALASARI/R)