BORNEONEWS, Pangkalan Bun -Tingkat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terus mengalami peningkatan. Namun korban meninggal dunia karena lakalantas di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menurun drastis.
Berdasarkan data dari Unit Lakalantas Polres Kobar, pada Januari-Februari 2015 terjadi 19 kejadian lakalantas dengan korban meninggal dunia empat jiwa. Sementara pada bulan yang sama 2016 ini, tidak ada satupun korban meninggal dunia dari 24 kejadian lakalantans di jalan raya.
"Dari data yang sudah masuk, belum ada korban meninggal dunia karena lakalantas," ungkap Kasatlantas Polres Kobar, AKP I Kadek Vemil. Senin (25/4/2016).
Sepanjang 2015, total kejadian lakalantas sebanyak 88 kejadian dengan rincian, 30 korban meninggal dunia, 10 korban luka berat. dan 109 mengalami luka ringan.
Korban meninggal dunia terbanyak, lanjut Vemil, terjadi pada Juli. Dari delapan kejadian, terdapat tujuh korban meninggal dunia, serta nihil korban meninggal dunia pada Maret.
"Total kerugian material sebanyak Rp197.400.000. Angka kejadian tinggi bukan berarti tingkat kematian juga tinggi," sebut Kasat.
Vemil menyebut, penurunan angka fatalitas kecelakaan lantaran polisi mencampur sosialisasi dengan penegakan hukum. Selama ini pelanggaran seperti melawan arus, pelanggaran rambu lalu lintas di jalan gencar dilakukan sosialisasi dan penegakkan hukum.
"Sehingga bisa menurunkan jumlah korban meninggal dunia karena kecelakaan," tandasnya.(CR-1/m)


