BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Drs Muhammad Muis mengatakan bahwa kegiatan revitalisasi bahasa merupakan salah satu program Merdeka Belajar yang diluncurkan Kemendikbud Ristek.
Hal ini disampaikan Muis saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang diselenggarakan di kabupaten Barito Selatan kemarin.
"Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan salah satu program Merdeka Belajar yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi," kata Muis dalam keterangan resminya pada Rabu, 15 November 2023 kepada Borneonews.
Karena itu dirinya sangat mengapresiasi peserta kegiatan FTBI Wilayah II Provinsi Kalteng yakni Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, dan Barito Utara atas dukungan ketiga Pemkab tersebut dalam program Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2023.
"Festival Tunas Bahasa Ibu ini adalah puncak kegiatan dari Revitalisasi Bahasa Daerah, karena itu kami sangat mengapresiasi peserta kegiatan ini karena telah ikut merevitalisasi bahasa daerah di Kalimantan Tengah," tuturnya.
--page
Muis mengingatkan khususnya kepada para tunas muda untuk bangga menggunakan bahasa daerah.
"Bahasa daerah harus terus dilestarikan dan dijaga agar bahasa daerah tidak punah," tegasnya.
Muis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang turut mendukung Revitalisasi Bahasa Daerah yang ada di tiga kabupaten ini.
Pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu ini dihadiri oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Asisten II Sekretariat Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Barito Utara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Barito Selatan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara dan sejumlah pejabat lainnya. (TESTI PRISCILLA/Y)









