Peserta seleksi tenaga kontrak Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, disarankan memperbanyak latihan menjawab kisi-kisi soal sebagai bekal mereka saat menghadapi tes kemampuan dasar nanti.
“Mekanismenya hampir sama saat tes calon pegawai negeri sipil karena menggunakan sistem CAT (computer assisted test) dan materi soalnya juga disiapkan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara. Selesai menjawab, saat itu juga peserta bisa tahu nilai mereka, jadi tidak bisa dibohongi,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kotawaringin Timur (Kotim) Alang Arianto saat dihubungi, Minggu (25/4/2016).
Tes kompetensi dasar rencananya digelar mulai Kamis (28/4) nanti dan diperkirakan berlangsung selama delapan hari di gedung CAT kantor Badan Kepegawaian Daerah. Pengambilan kartu tes dilaksanakan mulai Senin hingga Rabu di kantor Badan Kepegawaian Daerah.
Alang meyakinkan materi soal tidak akan bocor karena pelaksanaan tes nanti juga diawasi pengawas dari BKN pusat dua orang dan BKN Regional VIII Banjarmasin dua orang. Peserta tidak akan bisa saling contek karena tiap peserta akan mendapatkan materi soal berbeda.
Untuk itulah, upaya yang bisa dilakukan agar bisa lulus adalah menambah pengetahuan dan belajar menjawab kisi-kisi soal ujian online yang bisa ditemukan lewat internet. Materi yang bisa dijadikan referensi seperti perundang-undangan, Pancasila, DPD, DPR, MPR, presiden, BPK, Kementerian Agama dan pengetahuan umum lainnya.
Putra, salah satu calon peserta seleksi tenaga kontrak mengaku gugup menjelang tes. Tidak hanya khawatir materi soal sangat berat, dia juga mengaku takut karena selama ini belum terlalu mahir menggunakan komputer.
“Saya sudah lama tidak menggunakan komputer, makanya cukup khawatir juga. Tapi saya bertekad untuk berusaha semaksimal mungkin supaya bisa lulus,” kata pria lulusan salah satu SMA di Sampit.
Dia berharap panitia membedakan materi soal untuk peserta formasi sarjana dengan formasi untuk lulusan SMA. Dengan begitu, peserta seperti dirinya tetap bersemangat mengikuti seleksi tersebut.
Tahun ini pemerintah daerah membuka lowongan tenaga kontrak sebanyak 223 formasi. Dari 2.806 pelamar yang mendaftar, setelah dilakukan seleksi administrasi oleh tim yang juga beranggotakan perwakilan masing-masing SKPD terkait, sebanyak 1.789 berkas lamaran yang memenuhi syarat atau MS, sedangkan 1.017 berkas dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS.
(ANT/B-8)


