PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Infeksi akut dari daerah saluran pernapasan bagian bawah, mempengaruhi peradangan paru-paru bisa membuat pasien mengalami sulit bernapas atau disebut dengan Pneumonia. Penyakit itu tidak hanya menimpa kaum bayi dan anak saja, melainkan orang dewasa.

Untuk itu penting mengetahui, penyebab dan gejala-gejala Pneumonia yang bisa menimpa kaum dewasa.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul membenarkan akan hal itu. Menurutnya, orang yang masuk dalam kategori paling berisiko terkena Pneumonia adalah perokok aktif, memiliki riwayat stroke dan asma serta faktor lainnya.

"Pneumonia pada orang dewasa biasanya akibat bakteri atau virus yang menyerang saluran pernapasan bagian bawah, yang memengaruhi peradangan paru-paru," katanya, Rabu, 15 November 2023.

Ia juga menambahkan, gejala pneumonia hampir sama dengan masalah paru-paru lainnya, di antaranya batuk dengan intensitas tinggi dan disertai dahak. 

--page

Selain itu, beberapa gejala umum yang terjadi saat seperti demam tinggi, suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat celcius, dada terasa sakit dan sulit bernapas, penurunan nafsu makan, berkeringat, menggigil, dan detak jantung terasa cepat.

"Pneumonia tidak bisa dianggap enteng. Maka dari itu semua proses pengobatan sebaiknya dilakukan di rumah sakit dengan pengawasan dokter spesialis paru. Hal ini dilakukan agar pasien bisa mendapatkan perawatan intensif, sekaligus mencegah resiko komplikasi yang lebih parah," arahannya. (MARINI/H)