BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, HM Rosihan Anwar mengharapkan kepada Pemkab Kapuas melalui dinas terkait agar upaya penanganan stunting dapat terus ditingkatkan.
"Kita berharap dan terus mendorong pemerintah daerah setempat dan jajaranya untuk tetap berupaya tingkatkan percepatan penurunan stunting di level lebih rendah lagi. Kalau perlu sesuai dengan target nasional, yakni di bawah 14 persen," kata Rosihan Anwar, Kamis, 16 November 2023.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) satu Kapuas yang meliputi Kecamatan Selat ini menyebutkan upaya-upaya yang dilakukan saat ini sudah cukup bagus dalam menekan angka stunting melalui berbagai kegiatan dan program.
“Kita apresiasi jajaran Pemkab Kapuas atas kinerjanya dan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Kapuas," ucapnya.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menuturkan kolaborasi seluruh elemen sangat penting dalam mewujudkannya, karenanya perlu sinergitas terus ditingkatkan.
--page
Sebelumnya, diketahui pada tahun 2019 lalu berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia, prevalensi stunting Kabupaten Kapuas adalah 42,37 persen. Kemudian pada tahun 2021 berhasil menurunkan prevalensi stunting menjadi 25%, dan 20,1% di tahun 2022. (DODI/Y)









