KEPALA Badan Lingku­ng­an Hidup Daerah (BLHD) Ko­ta Banjarmasin Hamdi, meng­klaim ‘Kota Seribu Su­ngai’ masuk nomine pe­ne­rima Adipura 2016.


Klaim itu ia sampaikan setelah Banjarmasin dipas­ti­kan lolos penilaian tahap pertama dan berhak mengikuti penilaian tahap ke­dua.


“Tim penilai Adipura pu­sat meminta daerah kita siap-siap untuk diverifikasi lagi, artinya daerah kita ma­suk nomine,” ujarnya, Se­nin (25/4/2016).


Ia mengungkapkan, bila Ban­jarmasin sudah tidak me­menuhi syarat pada ve­rifikasi atau penilaian ta­hap pertama yang dilangsung­kan Maret lalu, pastinya tidak akan dilanjut­kan kepenilaian tahap dua.


“Karena daerah akan men­da­pat penilaian tahap kedua, ar­tinya makin besar harapan dae­rah kita mempertahan­kan Piala Adipura,” ucapnya.


Menurut informasi, kata Ham­di, penilaian tahap dua akan melibatkan pusat studi ling­kungan dari universitas dan kelompok lembaga swa­da­ya masyarakat.


“Yang pasti komitmen daerah kita akan diuji kemba­li oleh para tim penilai Adipura. Ba­gaimana menjaga dan mem­­bangun lingkungan, peng­hijauan, dan kebersih­an,” paparnya.


Ia mengutarakan, pemkot dan masyarakat harus terus optimistis untuk bisa mem­per­tahankan penghargaan Adi­pura yang baru diraih pa­da 2015 dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan hijau.


“Permintaan kami, masya­ra­kat jangan lagi membuang sam­pah di luar jadwal, apalagi sembarangan. Penghijauan lingkungan sekitar juga di­lestarikan,” ucapnya. (ANT/B-3)