BUPATI Barito Utara (Barut) Nadalsyah mencanangkan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGTM) ke-13, Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ke-44 dan Hari Keluarga ke-23 tahun 2016 tingkat Kabupaten di Desa Bintang Ninggi II Kecamatan Teweh Selatan, Senin (25/4/2016).
“Kegiatan ini upaya menggalakkan semangat gotong-royong dalam membangun daerah. Ini penting dalam pembangunan nasional, dan perlu kita tingkatkan di masa mendatang,” katanya dalam acara itu.
Hal ini dilakukan, terutama melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai modal utama pembangunan bangsa.
Untuk itu perlu kembangkan suasana yang mendorong tumbuhnya prakarsa dalam swadaya masyarakat daerah ini, ujarnya.
Kegiatan bertema “Dengan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa
Sebagai Mitra Pemerintah Desa. Dengan Pancasila dan Semanggat Huma Betang, Kita Sukseskan Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Barut yang Berkwalitas.”
Bupati mengatakan, makna tema ini menjadi penting untuk bahan renungan dan evaluasi terhadap apa yang telah dilaksanakan untuk kemajuan kesejahteraan masyarakat, dan apa yang perlu dilakukan ke depan untuk menyelesaikan yang belum tuntas sehingga masyarakat semakin berdaya dan tingkat kesejahteraan menjadi lebih baik.
“Untuk itu kita semua dituntut untuk menyukseskan pemilihan kepala desa yang sebentar lagi akan kita laksanakan dengan semangat kebersamaan, keterbukaan dan penuh dengan toleransi atas segala perbedaan seperti status sosial, status ekonomi, suku dan agama,” katanya.
Dengan kondisi masyarakat yang aman dan kondusif diharapkan pembangunan yang sedang dilaksanakan dapat diteruskan dan dituntaskan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat di Barut.
Pembangunan itu merupakan wujud rasa terima kasih dan tanggung jawab terhadap pengorbanan pejuang. Semua anak bangsa harus berupaya membangun berbagai bidang, baik bidang infrastruktur, bidang ekonomi, pendidikan maupun di bidang sosial budaya lainnya.
“Hal ini agar masyarakat dapat menikmati hasil perjuangan bangsanya. Hasil perjuangan itu adalah kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di Barut.” (DN/B-5)


