PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala BPBD Palangka Raya, Berlianto, mengatakan progres penyusunan peta rawan karhutla berbasis deteksi dini semakin menunjukkan hasil positif.

Melalui upaya deteksi dini, peta tersebut dirancang untuk memberikan informasi yang akurat dan cepat terkait potensi kebakaran hutan dan lahan.

"Hasil yang baik ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons dalam penanggulangan bencana karhutla di wilayah kita," katanya, Jumat, 17 November 2023.

Peta rawan karhutla ini didasarkan pada teknologi deteksi dini yang terus dikembangkan oleh BPBD. Teknologi ini memungkinkan pihak berwenang untuk mengidentifikasi titik-titik potensial yang rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

"Dengan demikian, langkah-langkah pencegahan dan mitigasi dapat diambil lebih awal, meminimalkan risiko kebakaran yang dapat merugikan lingkungan dan masyarakat," ujarnya.

--page

Selain itu, proyek penyusunan peta rawan karhutla ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla, baik melalui sosialisasi, pelatihan, maupun pelibatan langsung dalam proses pengumpulan data.

Diharapkan masyarakat dapat menjadi mitra yang efektif dalam menjaga keamanan lingkungan dan mencegah terjadinya bencana karhutla. (HENDRI/j)