BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mencatat adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi Kalteng pada triwulan III tahun 2023.
“Pertumbuhan ekonomi Kalteng triwulan III sebesar 3,74 (yoy) tumbuh melambat dari capaian tahun anggaran 2022,” ungkap Kepala Kantor DJPb Kalteng, Hari Utomo melalui data rilisnya saat Rakordalev di Aula Bappedalitbang Kalteng, Rabu, 16 November 2023.
Perlambatan pertumbuhan ini disinyalir akibat tekanan pada sektor pertambangan dan penggalian sebesar -0,52 persen (yoy) dan industri pengolahan sebesar -0,42 persen yoy.
Di samping itu, laju Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulan Kalteng pada kuartal 3 tahun ini masih dibawah angka nasional dan regional pulau kalimantan.
Hal ini bisa terjadi karena dalam pembentukan angka pertumbuhan ekonomi Kalteng mengalami high base effect yang lebih tinggi.
--page
Ditambah lagi pengaruh faktor global berupa penurunan harga komoditas unggulan Kalteng seperti CPO dan batubara ditengah kondisi konflik global.
Kemudian ditunjang nilai pertumbuhan sektor ekonomi lainnya yang masih tumbuh lebih lambat dari regional Kalimantan dan nasional. (HERMAWAN DP/j)









