BORNEONEWS, Kuala Kurun - Fraksi Partai Demokrat DPRD Gunung Mas menyinggung terkait daya beli masyarakat setempat yang menurut mereka menurun dari tahun lalu karena dampak inflasi.
"Kami Fraksi Partai Demokrat mencermati dan meninjau di lapangan bahwa daya beli masyarakt menurun dari tahun sebelumnya," ujar juru bicara Fraksi Partai Demokrat DPRD Gunung Mas Neni Yuliani, Jumat, 17 November 2023.
Kemudian Fraksi Partai Demokrat DPRD Gunung Mas berharap pemerintah Kabupaten Gunung Mas bisa bersinergi untuk berupaya agar daya beli masyarakat tidak semakin menurun.
Sementara itu, Bupati Gunung Mas Jaya S Monong melalui jawaban tertulis yang dibacakan oleh Sekda Richard mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya menjaga daya beli masyarakat dengan menggelar operasi pasar dan lainnya.
"Ada langkah strategis yang kami lakukan yakni melaksanakan operasi pasar di setiap kecamatan untuk mengantisipasi dan menghadapi gejolak kenaikan harga," ujarnya.
--page
Dikatakan lebih lanjut, operasi pasar tersebut telah dilakukan pada tahun 2023 dan akan tetap dilakukan di tahun 2024. Operasi pasar tersebut dilaksanakan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Selain itu, menyediakan cadangan pangan dalam menghadapi darurat dan gejolak harga dengan bekerja sama dengan Bulog.
"Selain itu melindungi petani atau produsen pangan sesuai dengan potensi Kabupaten Gunung Mas dari gejolak penurunan harga pada wartu panen. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perikannan dan Ketahanan Pangan," tukasnya. (RISKA YULYANA/H)









