Orang yang menggelantung pada ketinggian empat meter di ujung tiang telepon dengan kaki ke atas itu bukan sedang berakrobat. Dia adalah Hendri (28 tahun), yang tersengat listrik saat memasang jaringan telepon di kawasan Jalan Tambun Bu­ngai, depan RSUD dr H Soemarno Sosro Admojho, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Senin (25/4/2016) sekitar pukul 16.00 WIB.


Korban adalah warga Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan. Pada sore itu, bersama empat rekannya, ia ditugaskan PT Telkom memasang kabel fiber optik ke beberapa titik tiang telepon di sepanjang Jalan Tambun Bungai.


Rekan-rekannya menarik kabel dari bawah, sedangkan Hendri yang berbadan kurus tampak berada di atas tiang telepon. Tiba-tiba saja ia berteriak-teriak minta tolong, diikuti suara ledakan. 


Ternyata, di tiang telepon itu terdapat kabel listrik tegangan tinggi yang terkelupas sehingga menghempaskan tubuhnya. Beruntung tidak sampai jatuh ke tanah. Satu kakinya menyangkut di kabel tiang telepon yang tidak ada aliran listrik sehingga nyawanya terselamatkan.


Namun, Hendri mengalami luka bakar di bahu kanan hingga ke paha. Ia harus menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kapuas.

“Korban terlihat tak berdaya (pingsan). Polisi bersama warga kemudian menurunkannya setelah meminta PLN mematikan aliran listrik,” kata Mardi, saksi mata. (JM/B-1)