BORNEONEWS, Palangka Raya - Tas Rotan modifikasi, diperjualbelikan pada outlet yang difasilitasi oleh Dekranasda Kota Palangka Raya.
Kerajinan rotan dapat menjadi sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Beragam potensi dan produk unggulan harus digali agar menjadi nilai plus dan daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kerajinan rotan dapat disulap menjadi tas, furniture, hiasan, sepatu, dompet, topi dan berbagai kerajinan lainnya.
Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya komitmen untuk bersama-sama memajukan industri kerajinan rotan.
Agar dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat, juga dapat sekaligus memperkenalkan sebagai daya tarik wisatawan skala Nasional maupun Internasional.
"Melalui pengembangan prodak lokal yang digemari turis macanegara ini akan semakin meningkatkan pamor Kota Palangka Raya," kata Kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya Iin Hendrayati Idris, Minggu, 19 November 2023.
Menurutnya, kerajinan rotan merupakan warisan turun-temurun yang wajib dikenalkan pada generasi ke generasi.
--page
"Rotan dapat sebagai produk unggulan kita dan harus menjadi magnet bagi wisatawan. Mungkin promosinya atau pemasarannya. Bisa juga packaging untuk menarik wisatawan di era modern ini," tuturnya.
Ia juga menambahkan, rotan dapat mempercepat pemulihan ekonomi terutama di sektor pariwisata. Sehingga, adanya rotan memungkinkan untuk dijadikan wisata memiliki produk unggulan yang berdaya saing. (MARINI/R)









