BORNEONEWS, Tamiang Layang - Puluhan pelaku UMKM di Barito Timur, persisnya berjumlah 30 orang mengikuti pelatihan mengayam dalam rangka pengembangan usaha dan keterampilan pelaku UMKM pengrajin anyaman rotan, Senin, 20 Agustus 2023.
Kegiatan yang dilaksanakan di Tamiang Layang itu dibuka oleh Asisten III Sekda Barito Timur Edius Uhing.
Saat membacakan sambutan Pj Bupati Barito Timur, Asisten III mengharapkan pelatihan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan itu dapat mendorong upaya pemberdayaan masyarakat khususnya pelaku UMKM untuk mewujudkan struktur ekonomi yang kokoh.
"Selain itu, juga diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan motivasi, meningkatkan kompetensi, produktivitas dan berdaya saing, sehingga bisa memberikan kontribusi lebih besar pada pengembangan ekonomi UMKM yang dikelola badan usaha atau perorangan," imbuhnya.
Edius Uhing mengatakan, UMKM memiliki kontribusi atau peranan besar dalam perekonomian nasional. Antara lain perluasan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja. Namun, iklim yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri bagi UMKM, dan dituntut selalu berinovasi sesuai dengan kebutuhan pasar.
"Oleh karena itu, diharapkan agar peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya untuk menambah pengetahuan dan wawasan serta keterampilannya, sehingga mampu menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri," lanjutnya.
--page
Pada kesempatan itu, Asisten III juga mengimbau peserta pelatihan agar bahu membahu, membulatkan tekad dan menggerakkan kembali perekonomian di Barito Timur sehingga nanti mampu meningkatkan kesejahteraan, dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Barito Timur.
Hadir dalam pembukaan pelatihan tersebut, Kadis Perdagangan Koperasi UKM Barito Timur serta tamu undangan lainnya. (BOLE MALO/Y)









