PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Satpol PP Palangka Raya baru-baru ini melakukan razia terhadap sejumlah siswa yang membolos sekolah di kedai kopi. Terlebih, insiden terbaru melibatkan sembilan siswa dalam sebuah perkelahian.

Menurut Anggota Satgas Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Kalimantan Tengah (Kalteng) Widya Kumala, kurangnya kedekatan antara orang tua dan anak menjadi salah satu faktor utama yang masih menyuburkan kenakalan remaja.

"Circle pertemanan anak juga berpengaruh. Mereka mencari identitas diri. Pergaulan yang tidak positif dan minimnya pengawasan orang tua menjadi alasan mereka membolos sekolah," Katanya, Senin, 20 November 2023.

Widya menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak untuk memungkinkan pengawasan yang lebih baik terhadap pergaulan anak saat beraktivitas di luar rumah.

Dia juga menyerukan agar orang tua di Palangka Raya tidak hanya membebani tanggung jawab anak kepada pihak sekolah saja dalam hal mengawasi perilaku dan pergaulan dari anak mereka.

--page

"Orang tua perlu aktif mengawasi perilaku anak di sekolah dan berkolaborasi dengan guru-guru untuk meningkatkan kontrol dan komunikasi," Pungkasnya. (PATHUR/H)