BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengatakan warga desa di wilayah Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan meminta bantuan untuk pembangunan fasilitas mandi cuci kakus (MCK).
Permintaan bantuan itu disampaikan masyarakat melalui aspirasi kepada dirinya ketika melaksanakan reses terutama di Desa Teluk Sembulu, dan diharapkan itu bisa mendapat perhatian dari pemda.
"Masyarakat di Desa Teluk Sembulu ini hidup sederhana, dan ada banyak warga yang rumahnya tidak memiliki fasilitas MCK. Sehingga mereka meminta bantuan pemda supaya bisa dibangun," katanya, Selasa, 21 November 2023.
Ia mengungkapkan, masyarakat disana kebanyakan tidak mampu untuk membangun MCK, hal itu terjadi lantaran kondisi kehidupan yang tidak berkecukupan terutama dari segi ekonomi yang kurang memadai.
"Jadi masyarakat kesulitan membangun MCK dirumah mereka. Jadi inilah alasan masyarakat mengharapkan bantuan yaitu berupa dana untuk membangun MCK dirumah, dan itu saya rasa sangat penting," ujarnya.
Selain itu, mengingat pengelolaan MCK masyarakat disana juga belum terlalu baik diharapkan adanya edukasi atau bimbingan dari pemda agar mereka bisa mengelola MCK dengan baik sehingga tidak mencemari lingkungan.
"MCK jika tidak dikelola dengan baik maka akan dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan, jadi mereka perlu diberikanedukasi dan dibimbing. Begitu juga aspirasi itu agar bisa ditindak lanjuti," imbuhnya. (DONNY D/R)
Warga Desa di Wilayah Kecamatan Mendawai Katingan Minta Bantuan Pembangunan MCK
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wakil Ketua I DPRD Kalteng Apresiasi untuk Para Pahlawan di Garis Depan Penanganan Karhutla Kalteng
DPRD Desak Kalteng Miliki Rumah Sakit Khusus Paru
Pokir Aspirasi Masyarakat Harus Ditunjang Dokumentasi
Anggota Komisi II DPRD Kalteng Bagikan Masker di Lingkungan MTSN 1 Kapuas
Anggota Komisi II DPRD Kalteng Minta Perluas Pembagian Masker dan Suplemen Kesehatan
Sekretaris Komisi I DPRD Kalteng Ajak Masyarakat Manfaatkan Rumah Oksigen
Komentar (0)
Memuat komentar…







