BUPATI Gunung Mas Arton S Dohong membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XII tingkat kabupaten, di halaman Masjid Agung Darun Najah Kuala Kurun, Senin (25/4/2016) malam.

Dalam sambutannya, Arton mengatakan MTQ merupakan momentum yang sangat penting dan memiliki peran sangat strategis. Baik dalam fungsinya untuk menjabarkan, mengembangkan, serta mengimplementasikan pokok-pokok ajaran keagamaan yang fundamental dan hakiki yakni Al-Qur’an, yang juga diikuti hadist Rasulullah sebagai bagian yang tidak terpisahkan.

“Selaku pribadi dan atas nama Pemkab Gumas, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan MTQ,” ucapnya.

Bupati menambahkan, LPTQ dengan berbagai kegiatannya diharapkan lebih proaktif melakukan upaya menjaga kemurnian, kesucian dan kemuliaan Al-Qur’an. 

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke XII Kabupaten Gumas, Nofyan Gerhana menyampaikan, kegiatan MTQ diikuti 411 kafilah dari delapan kecamatan. 

Dengan rincian, Kecamatan Kurun mengirim 60 kafilah, Kecamatan Tewah 60 kafilah, Kecamatan Damang Batu 50 kafilah, Kecamatan Sepang 45 kafilah, Kecamatan Kahayan Hulu Utara 50 kafilah. Kemudian, Kecamatan Rungan 45 kafilah, Kecamatan Rungan Barat 50 kafilah dan Kecamatan Manuhing 31 kafilah.

“Jumlah cabang yang diperlombakan dalam kegiatan MTQ sebanyak 6 cabang. Terdiri dari cabang tilawah, cabang khatil Qur’an, cabang Syarhil Qur’an, cabang Fahmil Qur’an, seni Qasidah Rebana dan Syair Maulid Al-Habsyi dan pawai ta’aruf,” kata Nofyan Gerhana.

Dia menyampaikan, pelaksanaan kegiatan MTQ betujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan wawasan ilmu pengetahuan seni membaca Al-Qur’an, meningkatkan pemahaman dan pengamalan serta penghayatan isi kandungan Al-Qur’an. Kemudian memasyarakatkan budaya baca dan tulis Al-Qur’an serta menyemarakkan syair Islam.

“Juga untuk menjalin kebersamaan dan membangun sikap saling menghormati antarumat beragama. Serta mempersiapkan kafilah untuk mengikuti MTQ Provinsi  Kalteng,” tegasnya.(EP/B-11)