SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pagu anggaran mitra kerja komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rp 190,492 miliar.

"Dari total anggaran yang semula Rp 1,12 triliun ada tambahan sebesar Rp 190,492 miliar," kata Sekretaris Komisi III DPRD Kotim Sanidin pada Rapat kompilasi penyampaian hasil rapat kerja bersama mitra kerja di Ruang Rapat Paripurna, Selasa, 21 November 2023.

Ini Rincian Usulan Anggaran Mitra Kerja Komisi II DPRD Kotim pada rapat kompilasi penyampaian hasil rapat kerja bersama mitra kerja di Ruang Rapat Paripurna, Selasa, 21 November 2023.

Hasil pembahasan dengan Dinas Pendidikan bahwa pagu yang disepakati sebesar Rp 608,27 miliar ada beberapa poin belum terpenuhi. Diantaranya usulan kekurangan kenaikan gaji 8 persen PNS dan PPPK tahun 2024, kekurangan gaji dan TPP PPPK pengangkatan 2024, usulan kekurangan bosda 2024 dengan total kurang lebih Rp 58,842 miliar.

 Pagu yang disampaikan Dinas Kesehatan Rp 214,136 miliar, saat pembahasan ada beberapa poin disampaikan saat itu menurut informasi disampaikan. Ada tiga kegiatan yang belum tercukupi dananya yautu usulan premi JKN tahun 2024 sebesar Rp 36 685 miliar, usulan insentif tenaga kesehatan Rp 17,473 miliar dan usulan musrembang tahun 2023 yang belum terdanai sebesar Rp 928 juta.

"Sehingga total yang dibawa pada saat rapat kompilasi ini sebesar Rp 55,866 miliar," ujarnya. Lanjutnya, RSUD dr Murjani Sampit pagu yang disampaikan saat rapat dengan komisi III sebesar Rp 180,887 miliar. Ada beberapa yang masih kekurangan anggaran tahun 2024 yang akan datang pertama tambahan gaji dan tunjangan PPPK tahun 2024 Rp 8,196 miliar, tambahan tenaga kontrak daerah Rp 3,647 miliar, insentif tenaga kesehatan Rp 19,344 miliar, dan tambahan belanja BLUD Rp 37,548 miliar 548. Dengan total kekurangan sebesar Rp 68,757 miliar.

"Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan disepakati pagu Rp 14 14 miliar 14 dan tidak ada penambahan atau pergeseran," imbuhnya.

Sementara BPBD pagu anggaran yang disampaikan sebesar Rp 7,319 miliar. Ada beberapa hal yang memang perlu untuk dipenuhi tahun 2024 namun belum ada anggaran, sehingga disepakati penambahan. Pertama perbaikan atau perawatan sumur bor penanganan kebakaran hutan dan lahan sebanyak 20 titik dengan anggaran Rp 155 juta, pekerjaan semenisasi halaman belakang untuk tempat parkir kendaraan Rp 193 juta, penyusunan perencanaan penanggulangan bencana kabupaten Kotim Rp 500 juta, pengembangan kapasitas tim reaksi cepat bencana Rp 290 juta, dan pembuatan sumur beserta perlengkapannya sebesar Rp150 juta. Dengan total kekurangan sebesar Rp 1,249 miliar.

"Dinas sosial pagu anggaran yang dibawa saat rapat sebesar Rp 6,517 miliar. Kemudian saat rapat ada beberapa kekurangan yang sifatnya urgent untuk dilaksanakan tahun 2024 namun belum terpenuhi dananya," katanya.

Di antaranya untuk operasional rumah singgah, honorarium anggota PKSK atau tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, honorarium anggota PKA, bantuan sosial korban bencana dengan total Rp 840 juta.

DPPPAPPKB pagu anggaran Rp 14,334 miliar. Adapun hal yang sangat penting dan belum terdanai dengan pagu anggaran sebesar Rp200 juta dalam rangka kelanjutan penyusunan Perda Kota layak anak atau uji publik naskah akademik Ranperda KLA, study tiru terkait Perda KLA. Usulan ini sejak 2021 belum selesai karena belum tersedia anggarannya.

Disdukcapil tidak ada perubahan. Sementara Dispora total pagu Rp 10,782 miliar tidak ada penambahan tetapi ada pergeseran internal yang nanti kita sepakati dan diatur oleh Dispora.

--page

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata total Pagu anggaran sebesar Rp 8,471 miliar kemudian ada usulan sebesar Rp 6,167 miliar untuk memenuhi kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya festival budaya habaring hurung, festival isen mulang, mandi Safar, Sampit etnik Festival, festival bubur Asyura, pentas seni, pendataan sanggar kesenian dan peningkatan akses masyarakat terkait data dan informasi sejarah.

Dinas perpustakaan dan kearsipan pagu anggaran Rp 15,427 miliar ini diantaranya Rp 10 miliar berasal dari dana DAK sehingga saat pembahasan disampaikan untuk menunjang kegiatan ini perlu ada anggaran dari pemerintah daerah dengan total kurang lebih Rp 500 juta.

Sekretariat daerah bagian Kesra total Pagu anggaran sebesar Rp 31,372 miliar, ada penambahan karena ada kekeliruan saat akhir tahun 2023 yang tidak bisa terlaksana. Sehingga sepakat untuk diakomodir tahun 2024 yaitu kegiatan dana hibah TK Bagendang Raya, Jalan HM Arsyad Km 19, sebesar Rp 100 juta. (DEWI PATMALASARI/R)