PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang pemuda NRY (25) karyawan rokok di Pangkalan Bun ditemukan tewas bunuh diri di kamar rumah yang dijadikan kantor oleh perusahaan tempat korban bekerja di Perum BTN Beringin Rindang, Gang Kedondong, Rabu, 22 November 2023 sekitar pukul 07.00 WIB.

Leher pria asal Kudus, Provinsi Jawa Tengah ini terjerat seutas tali rapia yang diikat di besi tralis ventilasi kamar.

Berdasarkan informasi di lapangan, jika korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya. Kebetulan yang tinggal satu kantor, namun beda kamar.

"Jadi yang tau pertama tau itu Drivernya mas Fajar. Dia telfon sama mas Hengky, kalau korban tidak bisa dihubungi. Kemudian ia mencoba mengetuk pintu kamar korban tapi tidak ada jawaban, merasa takut terjadi sesuatu hal, akhirnya menghubungi pemilik kontrakan. Lalu pemilik kontrakan menghubungi petugas," kata Ozi (23) rekan kerja korban.

Saat petugas tiba dilokasi, selanjutnya pintu kamar di dorong dan terbuka. Mereka kaget, melihat korban kondisi tergantung dan sudah meninggal.

Sementara itu, Ozi baru mengetahui jika korban meninggal dalam keadaan gantung diri setelah tiba di kantor.

"Saya tiba - tiba ditelfon mas Fajar, suruh cepat ke kantor tapi tidak cerita apa - apa. Saya kira ada pimpinan. Ternyata, ada musibah," tuturnya.

--page

Namun ia tidak mengetahui penyebab korban nekat bunuh diri. Korban yang bekerja di Pangkalan Bun pada Januari 2023 ini, memang tidak banyak cerita terkait permasalahannya.

"Orang seperti biasa, dan memang tidak pernah cerita - cerita tentang apa - apa. Seperti ngeluh atau apa. Jadi ngga tau penyebabnya apa," pungkasnya.
(DANANG/R)