PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Jeanny Yola Winokan mengingatkan pentingnya pendataan keluarga berisiko stunting.

Ia menilai pendataan ini memiliki peran penting sebagai akselerator antara program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting.

“Data tersebut digunakan sebagai data sasaran intervensi program dan kegiatan,” ungkap Jeanny Yola Winokan dalam keterangannya, Rabu, 22 November 2023.

Dia menyampaikan terdapat lima tematik stunting yang mendapat dukungan anggaran Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB).

"Terkait hal tersebut kembali diingatkan pada kita semua untuk dapat mengawal minimal lima kegiatan prioritas,” sebut dia.

Jeanny mengatakan lima kegiatan itu terdiri dari penyediaan data keluarga berisiko stunting, kemudian pendampingan keluarga berisiko stunting.

--page

Setelah itu, pendampingan semua calon pengantin/calon PUS, surveilans keluarga berisiko stunting dan Audit Kasus Stunting.

“Berbagai program tersebut terintegrasi dengan berbagai program di BKKBN," jelasnya. (HERMAWAN DP/RILIS/R)