SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pembangunanan pabrik pakan ikan di Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan.

"Kita buat pabrik pakan ikan karena selama ini dengan pakan yang ada sangat mahal keuntungan hampir seperti menabung saja, untung lebih besar tidak ada. Begitu dijual biaya ongkos produksi hanya selisih sedikit," kata Bupati Kotim Halikinnor, Rabu, 22 November 2023.

Bahkan masyarakat banyak berhenti membudidayakan karena harga pakan mahal karena disatangkan dari luar daerah. Harga pasar saat ini berkisar Rp15 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram.

Dia mengatakan, bahan baku pembuatan pakan ikan melimpah di daerah ini, sehingga jika memproduksi pakan sendiri akan menghasilkan pakan dengan harga bersaing.

"Perhitungan kemarin paling tinggi Rp 7.000 sampai Rp 8.000 sehingga pembudidaya bisa lebih sejahtera," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kotim Ahmad Sarwo Oboi mengatakan bangunan pabrik pakan ikan sudah selesai 100 persen. Tinggal menunggu mesin yang telah dianggarkan pada anggaran perubahan 2023.

--page

Pabrik pakan ikan tersebut akan memproduksi 2 jenis pakan yakni terapung dan tenggelam dengan protein standar.

"Insya Allah perhitungan kita tahun 2024 sudah peresmian untuk pabrik pakan ikan, semoga awal tahun," kata Oboi. (DEWI PATMALASARI/R)