PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng menargetkan di 2024 prevalensi stunting Kalteng turun 15,28 persen.

Maka katanya harus dicapai dengan baik. Sebab, Tim percepatan penurunan stunting (TPPS) Kalteng telah dibentuk dengan tujuan untuk menangani stunting dan terus menurunkan prevalensi stunting di kalangan anak-anak di daerah. 

Meskipun prevalensi stunting di Kalteng turun 0,5 persen menjadi 26,9 persen di 2022, namun angka ini masih tergolong tinggi. 

"Oleh karena itu, perhatian serius harus diberikan terhadap upaya penurunan prevalensi stunting, sehingga dorongan kepada TPPS perlu diberikan untuk memaksimalkan tugas dalam menangani stunting di daerah," tuturnya, Rabu, 22 November 2023.

Ia juga mengingatkan untuk mencapai target ini maka TPPS provinsi, kabupaten, dan kota harus bekerja maksimal, terutama dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk melakukan upaya penurunan stunting di daerah masing-masing.

"Karena untuk mencaoai target kita di 2024 prevalensi stunting Kalteng turun 15,28 persen itu harus dicapai dengan baik," jelasnya. (MARINI/R)