DEMI mewujudkan sekolah yang pe­duli dan berbudaya ling­ku­ng­an, Badan  Lingkung­an Hidup (BLH) Kabupaten Su­­kamara, Selasa (26/4/2016), me­ngadakan sosia­li­sasi dan bim­bingan teknis (bimtek) me­ngenai program Adiwiya­ta.

Adiwiyata merupakan pro­gram Kementerian Ling­ku­ng­­an Hidup yang bertujuan me­ngembangkan pendidikan ber­­basis lingkungan hidup mu­­lai dari sekolah dasar hing­ga menengah atas.

Bupati Sukamara Ahmad Dir­­man saat membuka sosia­li­­sasi mengatakan, sekolah Adi­­wiyata merupakan sara­na yang sangat dibutuhkan da­lam menciptakan sumber da­ya manusia yang memiliki ke­pedulian dan kecintaan ter­hadap kelestarian lingku­ng­an hidup.

“Sekolah Adiwiyata adalah se­­kolah yang peduli dan ber­bu­­daya lingkungan,” sebut Bu­­pati Sukamara dua perio­de ini.

Untuk mendorong semua lem­baga pendidikan di Kabu­pa­ten Sukamara menjadi se­kolah Adiwiyata, BLH lantas menjalin bekerjasama de­ngan para stakeholders. Dengan harapan dapat me­ning­katkan semangat warga se­kolah dalam proses belajar-mengajar yang berwawas­an lingkungan dan turut ber­partisipasi dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup.

“Berkaitan dengan fungsi lem­baga pendidikan seba­gai tempat pem­be­lajaran, se­kolah Adiwiyata memiliki be­berapa keuntungan, yaitu me­ningkatkan kondisi bela­jar-mengajar yang lebih nya­man dan kondusif bagi se­mua warga sekolah,” sam­bung­nya.

Bupati kelahiran 20 Okto­ber 1960 ini melanjutkan, peng­­he­matan sumber daya alam dan energi mampu me­ningkatkan kesehatan war­ga sekolah dan menumbuh­kan kesadaran generasi mu­da tentang nilai pemeli­ha­raan dan pengelolaan ling­kungan hidup yang baik dan benar.

“Program Adiwiyata ini di­laksanakan berdasarkan prinsip-prinsip yaitu edu­katif, partisipatif, dan ber­ke­lanjutan.”

Oleh sebab itu, Bupati ber­ha­­rap program Adiwiyata da­pat menjadi alat pemacu semua pihak, terutama se­kol­ah untuk memiliki sema­ngat dan kepedulian terha­dap segala permasalahan ling­k­ungan hidup.

“Dengan demikian semakin banyak pula anak didik yang memiliki rasa cin­ta dan peduli terhadap pe­lesta­rian lingkungan hi­dup. Oleh karenanya, cita-ci­ta pembangunan yang ber­wawasan lingkungan da­pat terwujud,” ujarnya. (MG13/B-3)