PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kalteng saat ini sebanyak 1.100 unit dari jumlah desa sebanyak 1.432 desa, artinya baru sekitar 70 persen dari total desa yang memiliki BUMDes.

Dari 1.100 BumDes tersebut hanya 645 BUMDes atau 59 persen yang aktif. Sementara sisanya sebanyak 458 BUMDes tidak aktif. 

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalteng.

"Ya, benar hanya 59 persen yang aktif. Inilah yang memacu kita membuat inovasi, salah satunya melalui Strategi Penguatan dan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa atau SAPEDA," kata Kepala Dinas PMD Aryawan, Kamis, 22 November 2023.

Aryawan menyampaikan, melalui inovasi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa atau SAPEDA ini, bisa memberikan solusi bagaimana cara memperkuat dan mengembangkan unit-unit usaha BUMDes.

--page

"Sehingga, bisa meningkatkan yang aktif dan dapat berkembang dengan baik dan ke depannya, menjadi garda terdepan untuk memajukan dan memandirikan desa," tandasnya. (MARINI/R)