PEMBANGUNAN stadi­on­ olahraga Pulang Pisau dimulai, Selasa (26/4/2016).


Ke­marin pelaksanaan peman­cangan tiang pemba­ngu­n­an stadion senilai Rp36,6 miliar ini disaksikan Bu­pati Pulang Pisau Edy Pra­towo beserta unsur forum­ komunikasi pemerintah daerah (FKPD) dan jajaran PT Hu­tama Karya sebagai kon­trak­tor pelaksana.


Proyek ini bakal dikerjakan se­lama 520 hari kalender. Edy mengatakan pembangun­an stadion ini didanai dengan sistem multy years. Stadion ini nantinya untuk menduku­ng peningkatan prestasi olah­ra­ga di Pulang Pisau.


“Stadion ini dibangun un­tuk­ mengejar ketertinggalan prestasi olahraga kita dari dae­rah lain. Salah satunya ka­rena minimnya prasarana dan sarana olahraga yang ter­sedia sehingga mengakibat­ka­n prestasi olahraga kita ti­dak maksimal,” katanya.


Menurutnya stadion meru­pa­kan sarana yang sangat tepat bagi tempat pemusatan ca­bang olahraga prestasi de­ngan motivasi yang terarah­. Harapannya dengan­ dibangun­­nya stadion ini men­jadi ikon kota dan Pulang­ Pisau melalui bentuk arsitek­turnya.


Dia menjelaskan bangunan sta­dion nantinya akan terdiri dari tiga bagian. Yakni lantai dasar, mezanin dan tribun.


“Lantai dasar sebagai tem­pat­ ruang persiapan pemain dan kantor PSSI serta ruang pe­layanan medis. Lalu un­tuk­ lantai mezanin akan di­manfaatkan untuk ruang se­wa, shop, kantin dan lainnya­, sedangkan untuk ruang pe­non­ton ada pada tribun­ deng­an kapasitas 2.500 orang.


Edy menyebut ada tiga pe­ru­sahaan yang terlibat dalam pekerjaan proyek stadion. Yakni PT Bina Karya sebagai konsultan pengawas, PT Ben­na­tin Surya Cipta sebagai konsultan pengawas dan PT Hutama Karya sebagai kontraktor pelaksana.


Pembangunan stadion ini se­luruhnya dibiayai oleh APBD dan mulai dilaksanakan sejak 19 Desember 2015 dan se­lesai 21 Mei 2017.


Menurutnya pembangunan­ awal sudah dilakukan sebe­lum­nya pada 2009 berupa pematangan lahan, pemben­tuk­an dan site plan dan akses jalan masuk.


Kabid Tata Ruang, Titien Maria mengatakan total tiang pancang ada 448 buah yang akan dibenamkan ke perut bumi. (B-6)