BUPATI Kapuas Ben Brahim S Bahat memimpin rapat koordinasi membahas Program Gerakan Gembangun Desa (GERBANGDES) Bajenta, Selasa (26/4/2016).
Rapat ini diikuti seluruh kepala SKPD. Agenda rapat mendengarkan paparan Kepala Bappeda Yan Hendri Ale, Kepala Dinas Kesehatan Adelina Yunus, Kepala Dinas Pendidikan Vitrianson, dan Kepala BPPMD Kapuas, I Made Sumartha dilanjutkan sisi tanya jawab.
Yan Hendri lebih menekankan lima prioritas program GREBANGDES Bajenta seperti membangun sarana dasar seperti jalan, listrik, air bersih dan telekomunikasi.
Lalu peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan dan peningkatan akses masyarakat terhadap kesehatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan serta pemberdayaan masyarakat desa.
Sedangkan bupati meminta kepada semua SKPD mendukung program Desa Bajenta dengan melakukan aksi terpadu sesuai tugasnya dengan mengalokasikan dana dan memprogramkan sesuai kriteria dan prioritas yang dibutuhkan desa, sehingga pada 2017 program ini sudah tuntas dan diharapkan tidak ada lagi status desa tertinggal di Kapuas.
“Untuk itu perlu kerja keras dan sinergitas antara semua SKPD untuk mensukseskan program Desa Bajenta dengan prioritas program yang layak dilaksanakan dan dibutuhkan desa,” tegasnya.
Ben menyebut saat ini ada beberapa desa yang belum menikmati listrik.
Ben memerintahkan SKPD teknis agar dalam waktu 10 hari siap merencanakan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
“Semua perencanaan yang berkaitan dengan program Desa Bajenta harus dikawal, sehingga kementerian yang dituju bisa merealisasikan berbagai program untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat kita yang mendiami daerah terpencil maupun daerah perbatasan,” ungkapnya.
Wakil Bupati Kapuas, Muhajirin memberikan kiat strategi penyusunan perencanaan.
“Kita harus cermat menyusun program prioritas agar masyarakat di 30 desa tertinggal dan 28 desa perbatasan semakin sejahtera juga pemantauan dan evaluasi yang dilakukan secara kontinyu,” tandasnya. (B-6)


