BORNEONEWS, Palangka Raya - Coldplay, grup band legendaris asal Inggris pada 15 November 2023 lalu pentas di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Kehadirannya di Indonesia ini merupakan bagian tur global bertajuk Music of The Spheres World Tour.
Namun tahukah anda bahwa dalam perjalanannya ke berbagai negara itu, band rock yang dibentuk di London pada 1997 ini jet pribadinya menggunakan bahan bakar minyak goreng bekas? Ya, mereka rela membayar lebih mahal jet pribadi dengan menggunakan bahan bakar berkelanjutan atau sustainable aviation fuel/SAF.
"Band ini sebagian besar terbang dengan penerbangan komersial, tetapi ada kalanya penerbangan charter diperlukan untuk band, kru dan peralatan. Untuk semua penerbangan, komersial dan charter, kami membayar biaya tambahan untuk menggunakan atau memasok bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF)," tulis Coldplay dalam laman resminya seperti termuat dalam rilis Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS pada Jumat, 24 November 2023.
Dalam tur dunia kali ini, grup band yang digawangi Chris Martin sebagai vokalis dan pianis itu memang mengusung tema ramah lingkungan dengan menerapkan konsep inklusivitas dan keberlanjutan.
Coldplay mengaku mendapatkan bahan bakar penerbangan berkelanjutan yang 100 persen dihasilkan dari limbah dan residu, seperti minyak goreng bekas dari restoran.
--page
Jika digunakan tanpa dicampur dengan bahan bakar jet fosil, SAF diklaim dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dari perjalanan udara hingga 80 persen dibandingkan dengan bahan bakar jet konvensional.
Jika memungkinkan, Coldplay juga menggunakan kendaraan listrik atau biofuel untuk pengangkutan dan transportasi darat selama tur. Saat konser di Indonesia, Coldplay mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur sehari sebelum manggung. Itu merupakan konser pertamanya di Indonesia. (TESTI PRISCILLA/H)









