PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang psikolog di Palangka Raya Dini Novita, mengingatkan pentingnya menjaga kesadaran akan kesehatan mental, sebagai salah satu uapay mencegah diri mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

Dini menegaskan bahwa ketika seseorang mengungkapkan niatan untuk bunuh diri, seringkali hal tersebut benar-benar terjadi.

"Faktor-faktor yang mendorong tindakan bunuh diri seringkali melibatkan masalah ekonomi dan sosial. Ketika seseorang merasa terisolasi tanpa memiliki seseorang untuk berbagi masalahnya, pikiran untuk bunuh diri bisa muncul," ungkapnya, Jumat, 24 November 2023.

Dia juga menyoroti faktor-faktor lain yang memengaruhi keputusan seseorang untuk bunuh diri, termasuk kondisi kesehatan yang kronis, konflik keluarga (broken home), putus cinta, serta gangguan psikologis seperti depresi, skizofrenia, dan halusinasi.

Dini menjelaskan bahwa tingkat stres yang tinggi juga bisa memicu halusinasi, menyebabkan seseorang merasa terputus dari lingkungan sosialnya. Tanda-tanda seseorang yang potensial ingin bunuh diri antara lain adalah perubahan perilaku menjadi lebih introvert, paranoid, sering merasa takut, cemas, dan emosional tidak stabil.

--page

Menurutnya, orang yang memiliki kecenderungan bunuh diri seringkali merencanakan aksinya secara diam-diam. Meskipun mereka mungkin pernah mencoba untuk berbagi masalahnya, tetapi perasaan tidak dipahami atau ditangkap dengan baik oleh orang lain bisa membuat mereka semakin tertutup dan memendam masalah mereka sendiri.

"Dalam menghadapi kondisi seperti ini, keluarga, teman, dan rekan-rekan untuk lebih memperhatikan perilaku seseorang yang terlihat depresi dan rentan terhadap bunuh diri," Pungkasnya. (PATHUR/H)