PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau, Dr Pande Putu Gina mengatakan bahwa kasus Deman Berdarah (DBD) di Pulang Pisau mengalami kenaikan menjadi 23 kasus pada November 2023 dibandingkan Oktober, yakni 9 kasus.

"Kasus DBD Cukup banyak dan di dominasi oleh pasien anak-anak," ucapnya, Jum'at, 24 November 2023.

Ia menjelaskan, dalam hal ini mengingatkan bahwa saat ini mulai memasuki musim hujan dan mengingatkan kepada Masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

"Pemberantasan sarang nyamuk dan pencegahan sangat mudah dengan menguras bak mandi seminggu sekali. Sebab, nyamuk di DBD bisa hidup apabila tidak kontak langsung dengan tanah seperti bak mandi, penampung air hujan, talang air dan tempat lainnya," jelasnya.

Lebih lanjut, fogging bukanlah upaya atau tindakan dari pencegahan. Sebab, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja tetapi tidak membunuh telur dan jentik serta dengan jangka waktu 7 sampai 10 hari akan menjadi nyamuk dewasa.

--page

Ia menambahkan, nyamuk DBD kerap kali lebih banyak menggigit di dalam rumah atau di lingkungan yang memang lebab dan banyak tempat penampungan air nya.

"Di rumah kan banyak tempat penampungan air, maka dari itu harus sering menguras agar nyamuk tidak berkembang biak. Tidak hanya dirumah, sekolahan dan lingkungan sekitar juga harus diperhatikan karena tidak hanya dalam penampungan air saja tetapi air yang tertampung didalam dedaunan pun bisa menjadi sarang nyamuk," tutupnya. (M PRADILA KANDI/j)