BORNEONEWS, Nanga Bulik - Komandan Korem 102/ Panju Panjung Brigadir Jenderal Bayu Permana menegaskan netralitas TNI pada Pemilu serentak Tahun 2024. Hal itu disampaikan saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Lamandau.
“Saya tekankan kepada seluruh prajurit agar tidak terlibat politik praktis, tidak ada yang memihak dengan Paslon manapun, netralitas TNI itu harga mati,” tegas Danrem di Nanga Bulik, Jumat, 24 November 2023.
Kedatangan orang nomor satu di Korem 102/Panju Panjung itu disambut secara langsung oleh Pj Bupati Lamandau Lilis Suriani, Dandim 1017/Lmd Letkol Arm. Ari Sugiharto, Kapolres, Sekda serta Kepala OPD di lingkup Pemkab Lamandau.
Usai menggelar pertemuan dengan jajaran Pemkab Lamandau dan unsur Forkopimda di aula Kodim 1017/Lamandau, Danrem Bayu Permana bertatap muka dan berdialog langsung dengan jajaran personil Kodim 1017/Lamandau dan anggota Persit Chandra Kirana Cabang XLIV Dim 1017/Lamandau.
“Tujuan kedatangan Saya ke Lamandau ini adalah dalam rangka melaksanakan tatap muka dengan anggota mengenai hal-hal penting serta mengevaluasi program kegiatan selama tahun 2023,” ungkapnya.
--page
Terkait netralitas TNI pada pelaksanaan Pemilu 2024, Danrem Bayu Permana menegaskan agar seluruh anggota TNI tidak terlibat dalam politik praktis serta menjaga netralitas dan kondusifitas masyarakat Kabupaten Lamandau di tahun politik.
“Jika terlibat politik praktis, saya pastikan akan ada sanksi tegas bagi prajurit,” ucapnya.
Dirinya menambahkan, TNI bersama masyarakat Kabupaten Lamandau diimbau agar bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilu yang bersih dan damai serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan.
“Kepada anggota dan juga ibu-ibu Persit saya sampaikan agar jangan terpengaruh dengan media sosial dan tidak terlibat dalam politik praktis sehingga wilayah Kabupaten Lamandau tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/H)









